post

Lulus kuliah ialah mimpi semua mahasiswa. Rasanya tidak sabar untuk selekasnya melepaskan gelar mahasiswa dan mengubahnya dengan sarjana. Kemudian, baru kita dapat lebih optimis berkompetisi di dunia kerja yang ucapnya keras.

Ada yang telah membuat periode depannya demikian rupa. Ada pula yang biarkan segala hal mengucur demikian saja, sampai tidak berasa 2 tahun telah berakhir misalkan. Kurang lebih apa ya yang terjadi sepanjang 2 tahun itu?

Semua jerih payahmu sepanjang empat tahun akan terbayarkan di peristiwa ini. Menyusutnya berat tubuh, mata bengap sebab umumnya bergadang, sakit hati memburu-ngejar dosen pembina yang tidak pas janji sepanjang pembuatan skripsi – semua akan terbayarkan saat kamu naik ke tribune, berjabatan tangan dengan rektor, lalu berpose bersama orangtua dengan toga dan ijazah pada tangan. Senyuman megar di muka orang tuamu membuat kamu berasa perjuanganmu sejauh ini impas.

Kamu senang, orang tuamu senang. Wisuda jadi peristiwa berbahagia.

Sesudah periode senang-senang rayakan kelulusan selesai, kamu akan selekasnya sadar jika kamu tidak dapat lama-lama berbahagia dan harus selekasnya cari kerja. Telah sarjana, malu dong jika nganggur semakin lama. Kini waktunya kamu mulai cari pekerjaan dan berdikari secara keuangan.

Jika dahulu ijazah S1 saja rasanya cukup buat berkompetisi di dunia kerja. Tetapi saat ini kok ijazah S2 dan S3 bersebaran. Bagaimana kita dapat cukup PD dengan ijazah S1?

Ada yang pilih ‘sekolah dahulu ajalah’ dengan argumen ‘kalau nanti-nanti tentu malas kembali belajarnya. Ada pula yang pilih ‘kerja dahulu dech, S2 dapat nanti-nanti jika sudah berpenghasilan sendiri.’

Apa saja opsimu, ke-2 nya memerlukan penyiapan dan usaha yang tidak bermain-main. Jika kamu tentukan S2, kamu akan direpotkan dengan semua penyiapan berkaitan registrasi di universitas yang kamu harapkan. Dimulai dari memburu surat referensi sampai memburu info beasiswa.

Kamu yang memilih untuk langsung kerja akan ditempatkan pada masalah. Lowongan yang ada banyak, tetapi mana yang terbaik untukmu? Tentu saja seluruh orang pengin bekerja sesuai dengan spirit atau gelar agar waktu 4 tahun yang kita menempuh untuk kuliah tidak percuma. Tetapi terkadang kamu harus hadapi fakta. Lowongan yang ada tidak seperti spirit atau gelar, tetapi yang seperti spirit dan gelar tidak membuka lowongan.