post

Kecuali pembalut ada yang bernama menstrual cup yang dapat digunakan untuk memuat darah haid. Pemakaian menstrual cup dipandang lebih efektif sebab bisa digunakan berkali-kali. Tidak hanya aman, menstrual cup bisa juga kurangi imbas sampah plastik lo! Karena itu, kampanye pemakaian menstrual cup sampai sekarang ini banyak digalakkan. togel singapore hari ini

Nah, jika kamu ketarik pengin coba menstrual cup, ada banyak hal yang bagusnya kamu lihat. Janganlah sampai salah membeli dan nanti menstrual cup-mu tidak kepakai.

Tanpa perlu ke dokter, kamu dapat menghitung panjang vagina dan serviks sendiri di dalam rumah. Sesaat akan menghitung, bersihkan tangan dahulu, ya. Selanjutnya kerjakan cara berikut ini:

Jika sepertiga jemari yang masuk, kamu dapat menggunakan menstrual cup sama ukuran paling kecil berupa bell-shape. Bila jarimu masuk 1/2 atau semua, gunakanlah menstrual cup wujud V-shape yang memiliki ukuran sedang sampai besar.

Saat sebelum pilih, kamu harus sudah mengetahui dahulu berapa banyak volume dan instensitas darah yang dikeluarkan saat haid. Biasanya, menstrual cup dapat memuat darah sampai satu ons atau 2x semakin besar dibanding daya serap pembalut. Tetapi, bukan bermakna kamu bisa menggunakannya sepanjang hari, ya! Kamu perlu tetap tukar minimal enam sampai delapan jam agar tidak terjadi kebocoran.

Menstrual cup yang begitu panjang akan berasa menjejal saat digunakan duduk. Memang susah tentukan ukuran yang cocok, tetapi kamu dapat kok memotongnya jika memang kepanjangan. Upayakan tidak begitu pendek, agar dapat dikeluarkan dengan gampang, ya!

Jika kamu alergi dengan bahan karet, kamu dapat pilih menstrual cup bebas lateks dan hipoalergenik. Tidak boleh cemas, ada pula produsen yang membuat menstrual cup dengan bahan 100 % medical grade silikon kok. Material ini pas digunakan buat kalian yang punyai alergi dan kulit peka.

Menstrual cup yang kaku memang efisien menahan kebocoran, sayang ini berasa menjejal saat digunakan. Jika ingin semakin nyaman, gunakanlah menstrual cup yang lentur, tetapi ini lebih rawan bocor dan susah digunakan. Kamu yang baru pertama kalinya coba menstrual cup, sebaiknya pilih menstrual cup yang kaku. Kecuali tidak gampang bocor, ini juga lebih gampang dilepas-pasang.